
Pada hari Kamis, 2 Juni, Organisasi Negara Pengekspor Minyak Plus (OPEC+) sepakat untuk meningkatkan produksi sebesar 648.000 barel per hari (bph) pada bulan Juli dan Agustus.

Pada hari Kamis, 2 Juni, Organisasi Negara Pengekspor Minyak Plus (OPEC+) sepakat untuk meningkatkan produksi sebesar 648.000 barel per hari (bph) pada bulan Juli dan Agustus.

Ya, harga minyak sedang tinggi saat ini, dan akibatnya, inflasi di seluruh dunia semakin panas. Namun, momentum bullish minyak berada dalam bahaya.
Watch the video to discover what's happening with US500, Japanese yen, US dollar, gold, oil, and gas.
Minggu ini akan menjadi minggu yang luar biasa bagi para trader energi, logam, dan mata uang!

Pasar minyak berada di bawah tekanan besar di tengah meningkatnya permintaan dan turunnya pasokan. OPEC+ tidak mampu atau tidak berniat mencapai target produksi yang mereka tetapkan dan bersikeras untuk membatasi peningkatan produksi sebesar 400.000 barel per hari meskipun ada kenaikan harga.
Dalam video ini, kami membagikan prospek EUR/USD, emas, minyak, dan beberapa saham. Tonton videonya untuk mempelajari lebih lanjut!

Semakin banyak analis percaya bahwa minyak Brent akan melampaui $100 per barel. Jadi, seberapa kuat minyak akan menggerakkan pasar, dan bagaimana arah pergerakannya? Mari kita cari tahu!

Ketegangan geopolitik membayangi pasar energi dan minyak dengan meningkatnya kekhawatiran tentang potensi invasi Ukraina oleh Rusia.
Pergerakan market pada pekan ini kembali berbalik menguat untuk index mata uang US Dollar. Sehingga hal tersebut memeberi tekanan bagi mata uang lainnya termasuk mata uang Australia.
Pergerakan Index US Dollar masih berpotensi menguat pada perdagangan pekan ini, hal ini didukung oleh adanya kebijakan dan pernyataan dari The Fed pada FOMC Meeting Minutes sebelumnya yang mengatakan akan memangkas stimulus lebih besar lagi serta akan menaikkan tingkat suku bunga secara agresif pada tahun ini.

Memprediksi harga minyak adalah pekerjaan yang sulit. Hal itu menjadi semakin sulit karena COVID-19 dan variannya terus menunda rencana konsumen serta mengganggu keseimbangan antara permintaan dan pasokan minyak.
Sejak dua pekan lalu perekonomian Amerika dan juga global diancam oleh penyebaran virus Omicron...
FBS menyimpan catatan data Anda untuk menjalankan website ini. Dengan menekan tombol "Setuju", Anda menyetujui kebijakan Privasi kami.
Permintaan Anda diterima.
Manajer kami akan menghubungi Anda
Permintaan panggilan balik berikutnya untuk nomor telepon ini
akan tersedia setelah
Jika Anda memiliki masalah mendesak, silakan hubungi kami melalui
Live chat
Internal error. Silahkan coba lagi
Jangan buang waktu Anda – tetap awasi dampak NFP terhadap dolar dan raup profitnya!